News Breaking
Live
wb_sunny

Ada 4700 Anak yang Belum Masuk PAUD di Cilegon,Pemkot Lakukan Penyisiran

Ada 4700 Anak yang Belum Masuk PAUD di Cilegon,Pemkot Lakukan Penyisiran

SpiritNews.Media (Cilegon) – Sebanyak 4.700 anak usia 5–6 tahun di Kota Cilegon belum mendapatkan layanan pendidikan anak usia dini (PAUD). Pemerintah Kota Cilegon kini menurunkan Bunda PAUD hingga tingkat kelurahan untuk menyisir keberadaan anak-anak tersebut sekaligus memastikan mereka masuk dalam program Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah.

Data tersebut terungkap dalam kegiatan silaturahmi dan coffee morning bersama pengurus Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Cilegon, Rabu (7/10/2026).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon Heni Anita Susila mengatakan, persoalan 4.700 anak yang belum terlayani PAUD tidak bisa hanya diselesaikan melalui pendataan administratif.

Menurutnya, diperlukan gerakan langsung di tingkat masyarakat untuk memastikan tidak ada anak usia 5–6 tahun yang luput dari layanan prasekolah.

“Kita mengajak untuk menyukseskan program satu tahun belajar di PAUD atau prasekolah,” ujar Heni, Rabu (7/10/2026).

Heni menjelaskan, program satu tahun prasekolah merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun.

Dalam kebijakan tersebut, satu tahun pendidikan sebelum sekolah dasar ditempuh melalui layanan PAUD, baik formal maupun nonformal.

“Satu tahunnya adalah di PAUD, baik formal maupun nonformal,” jelasnya.

Berdasarkan data Badan Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), kata Heni, masih terdapat 4.700 anak usia 5–6 tahun di Cilegon yang belum mendapatkan layanan pendidikan prasekolah.

“Menurut data BPMP, ada 4.700 anak usia 5–6 tahun yang belum terlayani,” katanya.

Untuk memastikan data tersebut sesuai dengan kondisi di lapangan, Dindikbud meminta Bunda PAUD kelurahan menggandeng para kader di wilayah masing-masing. Mereka akan melakukan penyisiran sekaligus validasi terhadap anak-anak yang belum masuk PAUD.

“Bunda PAUD kelurahan nanti merangkul kader-kader untuk pendataan ini,” tambah Heni.

Pemkot Cilegon, lanjut Heni, sebenarnya memiliki kapasitas lembaga yang cukup untuk menampung anak-anak tersebut. Saat ini terdapat 309 lembaga PAUD, baik formal maupun nonformal, yang tersebar di Kota Cilegon.

“Cilegon ini punya 309 PAUD, formal dan nonformal,” tuturnya.

Dengan ketersediaan tersebut, Heni menilai persoalan daya tampung semestinya tidak menjadi alasan bagi anak-anak usia 5–6 tahun untuk tidak mendapatkan layanan prasekolah.

“Itu sangat bisa menampung,” tegasnya.

Heni juga mengimbau para orang tua agar tidak ragu mendaftarkan anak mereka ke PAUD. Usia 5–6 tahun, menurutnya, merupakan fase penting dalam tumbuh kembang sekaligus masa untuk membangun fondasi pendidikan sebelum anak memasuki sekolah dasar.

“Usia 5–6 tahun itu masa golden age. Ayo bersama-sama daftarkan di PAUD,” pungkasnya.(red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Posting Komentar