News Breaking
Live
wb_sunny

Rizieq Kembali ke Tanah Air, Fahri: Pemimpin Negara Harus Dewasa

Rizieq Kembali ke Tanah Air, Fahri: Pemimpin Negara Harus Dewasa

Foto: Jawa Pos

JAKARTA – Semua elemen bangsa harus melakukan rekonsiliasi dan bersatu menghadapi krisis besar yang tengah melanda Indonesia saat ini.

Demikian dikatakan Wakil Ketua Umum DPN Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/11/2020).

“Dari Sumbawa saya lihat bangsa Amerika sedikit tertolong oleh terpilihnya pasangan yang matang, presiden terpilih Joe Biden memulai dengan kalimat-kalimat rekonsiliasi. Semoga bangsa kita bisa ambil pelajaran bahwa hari-hari ini kita perlu persatuan,” kata dia.

Karena itu, mantan Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 ini, kembali mengingatkan kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi), untuk belajar dari presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden. 

Dimana, dalam sebuah pidatonya kemenangannya, Joe Biden mengambil tagline ‘Time to Heal’. Meskipun yang di hadapi Indonesia saat ini berbeda.

Lantas, Fahri pun menyoroti permasalahan yang di alami Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab, seorang tokoh, diakui atau tidak, ia disambut kedatangannya.

“Perpisahannya mengharukan dan pertemuannya dinantikan. Mengapa pemimpin negara tidak ikut pada perasaan sukacita bangsa? Apa yang menghalanginya mengucapkan “selamat datang kembali ke tanah air”? sebutnya.

Fahri beranggapan, seharusnya para pejabat dan pemimpin negara bersikap lebih dewasa dalam menanggapi setiap permasalahan yang ada dan mengajak seluruh rakyatnya untuk bersatu.

“Pemimpin negara harus dewasa. Kita tidak akan bisa terus menerus mempertahankan sisa-sisa dengki padahal kita sedang mencari alasan untuk bersatu. Pemimpin harus ada kerelaan untuk menelan malu akibat kecerobohan masa lalu,” ujarnya.

Untuk itu, Fahri mengajak pada semua pihak untuk memikirkan rekonsiliasi besar dan bersatu untuk kemajuan bangsa ini.

“Marilah kita pikirkan rekonsiliasi besar setelah konflik aliran yg melelahkan. Kita belajar dari Amerika Serikat gak usah malu, presiden terpilih Joe Biden memakai Tagline “Time to Heal” ini waktu untuk mengobati luka hati yang tak jelas. Ayolah kita bisa bersatu,” tandasnya. (siberindo)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar