Dishub Terapkan Lampu Jalan Pintar yang Bisa Kirim Notifikasi Otomatis
SpiritNews.Media (Cilegon) - Dishub Kota Cilegon akan menerapkan Penerangan Jalan Umum (PJU) pintar. Dimana PJU ini akan dilengkapi teknologi sensor untuk memantau kondisi lampu jalan secara otomatis.
Kepala Dishub Kota Cilegon Heri Suheri, mengatakan PJU pintar merupakan lampu jalan yang dilengkapi sensor khusus. Sehingga PJU mampu mengirimkan notifikasi langsung kepada petugas apabila terjadi gangguan.
"Selama ini sering kali PJU tiba-tiba padam, dan kami tidak mengetahui adanya kerusakan apabila tidak ada laporan dari masyarakat," kata Heri saat ditemui di Ruang Kerja, Rabu (14 / 1/ 2026).
Menurutnya, penerapan PJU pintar dibutuhkan karena banyak persoalan yang kerap terjadi pada PJU konvensional di Kota Cilegon. Selain faktor usia dan kerusakan teknis, ulah oknum tidak bertanggung jawab seperti pengrusakan lampu dan pecurian kabel juga menjadi penyebab utama terganggunya penerangan jalan.
"Pernah kami ganti kabel PJU yang hilang, namun keesokan harinya kembali dicuri. Ini sangat mengganggu pelayanan dan kenyamanan pengguna jalan," ungkapnya.
Dengan sistem sensor pada PJU pintar, Dishub Kota Cilegon dapat segera mengetahui gangguan yang terjadi tanpa harus menunggu laporan warga. Pada tahap awal, Dishub Kota Cilegon akan memasang sekitar 70 unit PJU pintar di Jalan Lingkar Selatan atau JLS.
"Jika lampu mati atau rusak, sensor akan mengirimkan informasi dan petugas bisa langsung melakukan perawatan," jelasnya.
"Akan kami awali di JLS terlebih dahulu. Selanjutnya pemasangan akan dilakukan secara bertahap di lokasi lain," tambahnya.(*).
Kepala Dishub Kota Cilegon Heri Suheri, mengatakan PJU pintar merupakan lampu jalan yang dilengkapi sensor khusus. Sehingga PJU mampu mengirimkan notifikasi langsung kepada petugas apabila terjadi gangguan.
"Selama ini sering kali PJU tiba-tiba padam, dan kami tidak mengetahui adanya kerusakan apabila tidak ada laporan dari masyarakat," kata Heri saat ditemui di Ruang Kerja, Rabu (14 / 1/ 2026).
Menurutnya, penerapan PJU pintar dibutuhkan karena banyak persoalan yang kerap terjadi pada PJU konvensional di Kota Cilegon. Selain faktor usia dan kerusakan teknis, ulah oknum tidak bertanggung jawab seperti pengrusakan lampu dan pecurian kabel juga menjadi penyebab utama terganggunya penerangan jalan.
"Pernah kami ganti kabel PJU yang hilang, namun keesokan harinya kembali dicuri. Ini sangat mengganggu pelayanan dan kenyamanan pengguna jalan," ungkapnya.
Dengan sistem sensor pada PJU pintar, Dishub Kota Cilegon dapat segera mengetahui gangguan yang terjadi tanpa harus menunggu laporan warga. Pada tahap awal, Dishub Kota Cilegon akan memasang sekitar 70 unit PJU pintar di Jalan Lingkar Selatan atau JLS.
"Jika lampu mati atau rusak, sensor akan mengirimkan informasi dan petugas bisa langsung melakukan perawatan," jelasnya.
"Akan kami awali di JLS terlebih dahulu. Selanjutnya pemasangan akan dilakukan secara bertahap di lokasi lain," tambahnya.(*).

Posting Komentar