News Breaking
Live
wb_sunny

Bangun Persahabatan dan Profesionalitas: Prajurit TNI Laksanakan Latihan Militer Multinasional di Australia

Bangun Persahabatan dan Profesionalitas: Prajurit TNI Laksanakan Latihan Militer Multinasional di Australia

Spiritnews.media (Jakarta) - Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, S.I.P., melepas 118 prajurit TNI gabungan tiga matra untuk diberangkatkan ke Australia dalam rangka mengikuti Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Talisman Sabre 2023 dalam sebuah Apel Pemberangkatan yang berlangsung di Base Ops Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Dalam amanatnya, Asops Panglima TNI menerangkan bahwa Latgabma Talisman Sabre ini adalah Latihan Multinasional yang diselenggarakan setiap 2 tahun sekali oleh Australia. Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan Prajurit Angkatan Bersenjata dalam rangka uji kemampuan militer di masa krisis dan tindakan kontijensi di kawasan regional Asia Pasifik.

Lebih lanjut disampaikan, sebagai delegasi TNI terpilih dan ditunjuk untuk melaksanakan latihan, para peserta telah memiliki pengalaman serta kualifikasi yang diharapkan dalam Latgabma ini, sehingga diharapkan akan dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman sekembalinya ke Tanah Air.

“Saya perintahkan kepada saudara sekalian prajurit kebanggaan rakyat Indonesia, untuk melaksanakan latihan ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan disiplin, semangat, kerja sama dan kekompakan serta interoperabilitas prajurit tiga matra TNI yang profesional kepada tuan rumah,” tegas Asops Panglima TNI.

Menutup amanatnya, Asops Panglima TNI berpesan kepada seluruh peserta delegasi TNI untuk mengutamakan zero accident dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan latihan serta menjalin komunikasi dan kerja sama secara profesional dengan prajurit Multinasional dalam rangka mempererat hubungan internasional Angkatan Bersenjata. 

Pada pelaksanaan Talisman Sabre tahun 2023 ini akan dilaksanakan serangkaian Latma diantaranya: Air Lift Operation, Joint Land Combat Operation, Airborne Operation, Amphibious Operation yang diikuti oleh Indonesia dan melibatkan beberapa negara yaitu Australia, Jepang, Korea Selatan, Inggris, Kanada, Jerman, Perancis, Konga dan Selandia Baru. (*)


Autentikasi:

Kabid Peninter Puspen TNI 

Kolonel Arm Suhendro Oktosatrio

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar