News Breaking
Live
wb_sunny

Gubernur WH: Kita Bisa Berhasil Tanpa Korupsi

Gubernur WH: Kita Bisa Berhasil Tanpa Korupsi


Spiritnews.media | Serang Raya - "Hari ini kita kumpul untuk sampaikan pesan moral. Bahwa kita bisa berhasil tanpa korupsi. Bisa hidup bahagia. Saya berharap kepala sekolah bisa mengelola uang dengan baik."

Demikian pesan Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) dalam Pembukaan Bimbingan Teknis Kepada kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha, Bendahara, dan Pejabat Penatausahaan Keuangan (PPK) Dalam Rangka Penyerahan Kewenangan KPA/ Pada Satuan Pendidikan Menengah di Provinsi Banten di Plaza Aspirasi KP3B, Curug Kota Serang (Senin, 10/02/2020).

"Sekarang mekanisme pelaksana kuasa anggaran ke kepala sekolah. Kalau Dindik (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, red), terlalu jauh. Awas kalau diselewengkan. Tigakali berturut Banten raih WTP," pesan Gubernur.

Sebelumnya, Gubernur WH mengajak para peserta untuk bersama menyanyikan lagu Padamu Negeri. Mengajak para peserta untuk camkan, menghayati serta meresapi dari setiap bait Padamu Negeri yang barusan kalian nyanyikan.

"Lagu Padamu Negeri bicara tentang janji, tentang tanggung jawab. Membentuk ikrar kalau kita mengabdikan diri bagi negara, NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia, red) dan Pancasila yang sudah final. Memberikan makna kepada kita, bahwa kita mengabdi," tegas Gubernur WH.

Dalalm kesempatan itu, Gubernur WH juga kisahkan pengabdian orang tuanya yang menjadi guru. Pengabdian seorang guru yang meski hujan harus datang untuk mengajar meski murid yang datang hanya tiga orang. Termasuk pula pengalaman diajak orang tua ke sekolah pada hari libur untuk memperbaiki bangku yang rusak hingga meyisihkan rejeki yang diperoleh untuk tetangga dan saudara yang membutuhkan.

"Karena ilmu yang diberikan merupakan tanggung jawab kepada Allah swt," jelasnya.

Hal itu, diakui Gubernur, menjadi alasan dirinya untuk mempertahankan guru honor serta perintahkan untuk tidak terjadi keterlambatan dalam pembayaran honor apalgi pemotongan honor.

Gubernur pun perintahkan jajaran pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten untuk tidak asal menampatkan guru. Penempatan guru harus mempertimbangkan tempat tinggalnya. Agar lebih dekat sekolah sehingga lebih nyaman dalam bekerja dan tidak banyak keluar biaya transport.

Dalam kesempatan itu, Gubernur WH juga paparkan capaian Pemprov Banten dalam tata kelala pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pembanguna bidang kesehatan, pariwisata, hingga bidang pendidikan.

"Ke depan, kita tingkatkan lagi akses jalan ke pendidikan dan akses jalan ke pertanian," ungkapnya.

Ditambahkan, tahun ini Pemprov Banten mengembangkan pertanian, pariwisata, dan pembanguunan sport center.  Membangun pertanian dan agriwisata dengan gerakan menanam jengkol, durian dan pengembangan kopi. Juga pelabelan (branding) terhadap manggis, rambutan, kelapa, beras serta hasil pertanian dan perkebunan lainnya dari Banten.

"Ayo kita gerakkan pertanian Banten. Halaman sekolah dan rumah bisa kita tanami sayur dan buah-buahan," ajak Gubernur WH.

Semantara itu Plt. Kepala Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Muhamad Yusuf melaporkan dengan bimbingan teknis ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan, pemahaman kepada peserta tentang perencanaan dan pengelolaan di sekolah serta meningkatkan pelaksanaan anggaran pendapatan daerah di Provinsi Banten tahun 2020 yang akuntabel, transparan, efektif serta meningkatkan kemampuan pegawainya.

"Kemudian outputnya adalah semua petugas dalam pengelolaan yang ada di sekolah memiliki kemampuan dan mahir untuk membuat laporan sehingga masyarakat atau stakeholder sekolah terlayani dengan cepat dan tepat," jelasnya.

Pembukaan Bimbingan Teknis diikuti oleh 240 orang kepala sekolah, 240 orang kepala tata usaha, dan 392 orang dari organisasi perangkat daerah di lingkungann Pemprov Banten. Selanjutnya bimbingan teknis dilaksanakan pada masing-masing Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten.

Turut hadir: Sekretaris Daerah Pemprov Banten Al Muktabar serta para kepala OPD di lingkungan Pemprov Banten. (Red)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Posting Komentar